Realisasikan Target P3DN, SUCOFINDO Dukung Kemenperin Terbitkan 398 Sertifikat TKDN

Rabu, 15 Juni 2022 | 13:21


JAKARTA, (14/6) - PT SUCOFINDO, sebagai bagian dari IDSurvey, mendukung pemerintah merealisasikan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), yaitu melakukan Verifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk pelaku usaha. Dukungan ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi.

Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, Direktur Utama PT SUCOFINDO mengatakan bahwa PT SUCOFINDO telah melakukan Verifikasi TKDN kepada 806 pelaku usaha dan membantu Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menerbitkan 398 sertifikat TKDN pada periode Januari – Mei 2022. Selain itu, PT SUCOFINDO telah menerbitkan 218 sertifikat TKDN kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sertifikat TKDN dapat digunakan UMKM sebagai bukti pemenuhan penggunaan produk dalam negeri, sebagai syarat pengadaan barang atau jasa yang mengutamakan penggunaan produk dalam negeri. Hal ini berdasarkan pasal 86 Undang-Undang No. 3 tahun 2014 tentang Perindustrian yang mewajibkan perusahaan atau lembaga menggunakan produk dalam negeri di tiap pengadaan barang atau jasa.

“Implementasi TKDN sejalan dengan program presidensi G20, yang telah dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo, yaitu mewujudkan Pemulihan Ekonomi Nasional,” lanjut Mas Wigrantoro Roes Setiyadi.

Untuk menyukseskan program TKDN, PT SUCOFINDO siap membantu untuk konsultansi dan sosialisasi secara masif. “Hal tersebut dilakukan guna menjaring objek verifikasi sebanyak-banyaknya dan tidak terbatas pada sertifikasi TKDN barang,” tutur Mas Wigrantoro.

Komitmen ini sejalan dengan keikutsertaan PT SUCOFINDO dalam Indonesia Sustainable Procurement Expo (ISPE) 2022 di Bali (3/6). “Pada ajang tersebut PT SUCOFINDO memberikan pendampingan konsultansi, sosialisasi, bimbingan teknis terkait tata cara penghitungan TKDN kepada seluruh stake holder, baik kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pemerintah Kota, maupun Penyedia Barang/Jasa, serta pelaku UMKM,” kata Direktur Komersial PT SUCOFINDO Darwin Abas yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Selanjutnya, Darwin Abas berkesempatan menyerahkan sertifikat TKDN bersama dengan Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian Nila Kumalasari kepada pelaku usaha.

“Kami berharap pelaku usaha yang mendapatkan sertifikat dapat menjaga komitmennya. Ke depannya PT SUCOFINDO terus mendukung merealisasikan target Kementerian Perindustrian, yaitu mengeluarkan 1.250 sertifikat TKDN untuk pelaku usaha di tahun 2022, dan target LKPP 1.000.000 produk bersertifikasi TKDN,” kata Darwin.

 

Tentang SUCOFINDO

PT SUCOFINDO adalah perusahaan inspeksi pertama di Indonesia dan didirikan pada tanggal 22 Oktober 1956. PT SUCOFINDO saat ini tergabung menjadi bagian holding BUMN Jasa Survei atau ID Survey bersama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) sebagai induk, serta PT Surveyor Indonesia. Bisnis SUCOFINDO bermula dari jasa pemeriksaan dan pengawasan di bidang perdagangan membantu pemerintah dalam menjamin kelancaran arus barang dan pengamanan devisa negara. Kemudian SUCOFINDO melakukan diversifikasi jasa di bidang, laboratorium analitis, keteknikan, audit, sertifikasi, assessment, konsultansi, pelatihan, dan berbagai kegiatan penunjang terkait, di antaranya di bidang pertanian, kehutanan, migas, pertambangan, konstruksi, industri pengolahan, kelautan, perikanan, transportasi, energi baru dan  terbarukan, dan teknologi informasi. SUCOFINDO memiliki 66 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola secara terpadu dan didukung oleh para ahli di berbagai bidang. Jaringan 75 laboratorium yang luas menyediakan layanan dekat dengan pelanggan di seluruh Indonesia.