Berita Terkini
Share on Facebook

           

           

Tue, 11 August 2015 10:15:00 +0700
Pakaian Anak Wajib SNI

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor akan memperketat pengawasan persebaran pakaian anak-anak. Aturan teranyar, pakaian anak yang beredar di pasaran harus mematuhi aturan standar nasional Indonesia (SNI).

 

Kabid Perdagangan pada Disperindag Kota Bogor, Mangahit Sinaga menjelaskan, setiap harinya terdapat 2.400 item barang dan bahan makanan yang masuk ke Kota Bogor. Dari jumlah itu, ada 180 item yang wajib SNI.

“Pengawasan pasti dilakukan, tapi kami juga tidak bisa bekerja sendiri. Perlu menggandeng SKPD terkait dalam melakukan pengawasan ini,” ujarnya seperti dilansir Radar Bogor, Sabtu (8/8/2015).

Menurut dia, masyarakat harus pandai-pantai memilih barang.  Pastikan barang yang dibeli sudah berstandar SNI. Sebab jika belum, barang tersebut berbahaya. Pakaian anak pun sudah wajib  memiliki label standar SNI, agar bisa menjamin jika pakaian yang digunakan itu tidak berbahaya untuk kesehatan anak.

“Apalagi yang menyangkut keselamatan orang banyak seperti penggunaan ban vulkanisir yang sering dipakai oleh angkutan umum,”ungkapnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengawasi sejumlah perumahan di Kota Bogor, terkait bahan bangunan yang digunakan oleh pemborong, apakah bahan yang dipakai sudah berstandar SNI atau tidak.

Rencananya, Disperindag akan menggandeng Sapol PP dan Dinas Pengawasan Pembangunan dan Pemukiman (Wasbangkim) dalam melakukan pemeriksaan.

“Sengaja kami ajak instansi lain. Jadi, ketika ada temuan di lapangan, mereka bisa langsung memberikan sanksi kepada pengusaha itu,” tegasnya.

Menurutnya, terkadang masyarakat tertipu dengan tampilan luar bangunan yang bagus. Padahal, ketika diperiksa bahan yang seperti asbes dan besi tidak berstandar SNI.

sumber http://jabar.pojoksatu.id