Berita Terkini
Share on Facebook

           

           

Tue, 13 May 2014 08:30:30 +0700
Ekspor Produk Perikanan ke Eropa Ditarget US$583 Juta

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membidik ekspor produk perikanan untuk destinasi Eropa mencapai US$583 juta pada tahun ini atau naik 10% dari pencapaian 2013 senilai US$530 juta.

 

Saut P. Hutagalung, Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) KKP, mengatakan pihaknya optimistis mampu mencapai target. Alasannya, saat ini KKP terus menerapkan pengelolaan ikan yang aman (safety) dan mengutamakan sistem berkelanjutan (sustainability).

“Apalagi, konsumen di Eropa sangat memperhatikan prinsip safety dan sustainability tersebut,” ujarnya dalam diskusi di Jakarta, Senin (12/5/2014).

Dia menjelaskan salah satu produk andalan ekspor produk perikanan ke Eropa adalah ikan tuna. Adapun, guna membangun komunikasi efektif terkait pengelolaan perikanan tuna Indonesia dan memperlancar ekspor produk perikanan Indonesia, pihaknya baru saja bertemu dengan pemerintah Spanyol.

Pada 5 Mei 2014, KKP melakukan pertemuan bilateral dengan Otoritas Kompeten Spanyol yaitu  Kementerian Pangan, Pertanian dan Lingkungan Spanyol.

“Dalam kesempatan tersebut saya menyampaikan, KKP telah dan sedang melakukan perbaikan kebijakan dan kegiatan yang mendukung penerapan Sertifikat Hasil Tangkap Ikan di Indonesia ke arah yang lebih baik,” katanya.

Berkenaan dengan meningkatnya permintaan verifikasi catch certificate, pihak Spanyol menyampaikan sedang melakukan analisa resiko (risk analysis) terhadap negara-negara yang impornya mengalami kenaikan yang signifikan ke Spanyol termasuk Indonesia.

“Untuk Indonesia, unsur-unsur SHTI yang diminta verifikasi antara lain, konfirmasi atas keaslian dan keabsahan SHTI, wilayah penangkapan, data VMS, Logbook, transshipment, dan perijinan,” kata Saut.

oleh Giras Pasopati
sumber http://industri.bisnis.com