Berita Terkini
Share on Facebook

           

           

Fri, 31 August 2012 10:05:50 +0700
75.227 Warga Lakukan Perekaman e-KTP

Bupati Sambas dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH saat melakukan perekaman e-KTP usai launching perdana 19 Juni 2012 lalu di Kantor Camat Sambas

 

Sambas – Hingga 24 Agustus 2012, sebanyak 75.227 orang atau 19,22 persen penduduk Kabupaten Sambas telah melakukan perekaman data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Padahal totalnya ada 391.467 warga yang teralokasi dalam program ini.

Pemkab Sambas telah me-launching e-KTP di Kantor Camat Sambas sejak 19 Juni 2012 lalu. Pelayanan alokasi e-KTP terus digaungkan Pemkab Sambas, bahkan setelah libur Lebaran, perekaman data e-KTP kembali dilaksanakan.

Begitu pula dengan undangan perekaman data untuk Agustus 2012 sudah memasuki gelombang kedua. Ditargetkan, pada Oktober 2012 mendatang perekaman data sudah selesai dilaksanakan.

“Mudah-mudahan tidak terjadi kendala pemadaman listrik, sehingga proses perekaman e-KTP bisa tepat waktu,” kata Urai Burhanuddin SSos, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sambas kepada Rakyat Kalbar, Selasa (28/8), ditemui usai sidang paripurna DPRD Sambas.

Menurutnya, dalam pelaksanaan program e-KTP di Kabupaten Sambas, hingga sekarang sudah berangsur normal. Bahkan semua kecamatan sudah mendapatkan dua set peralatan rekam e-KTP sehingga sangat mendukung percepatan perekaman. Kendalanya sekarang ini, peralatan e-KTP sering mengalami macet mendadak. Ia menduga karena tegangan listrik yang tidak stabil atau kapasitas komputer yang tidak sesuai beban kerja yang diberikan. “Tetapi aktivitas perekaman data tetap jalan,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi kerusakan komputer, Disdukcapil sudah meminta petugas PT Sucofindo yang ada di kecamatan dan kabupaten agar melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik, terutama dalam pengawasan proses perekaman e-KTP. Termasuk pemenang tender e-KTP dari Kuadra harus turut mengawasi proses perekaman.

“Dalam pelaksanaannya, Sucofindo sebagai teknisi pemasangan alat. Sedangkan Kuadra sebagai pemenang tender pelaksanaan program e-KTP,” papar mantan Camat Sambas ini.

Selain itu, jelas Urai Burhanuddin, Disdukcapil juga mengimbau pihak kecamatan dan desa agar undangan perekaman e-KTP disampaikan ke warga. Sehingga warga bisa hadir sesuai jadwal undangan dan melakukan pendataan. Sebab, dari bulan Juni hingga Oktober 2012 perekaman e-KTP masih gratis. Apabila melewati waktu tersebut, maka masyarakat yang melakukan perekaman e-KTP akan dikenai biaya.

“Untuk kesuksesan e-KTP, Disdukcapil mengharapkan PLN tidak melakukan pemadaman listrik hingga bulan Oktober, terutama di wilayah perkantoran yang melaksanakan aktivitas perekaman e-KTP,” harapnya. (edo)

oleh M. Ridho
sumber http://www.equator-news.com